Jangan Jadi Hamba Yang Tidak Tahu Terima Kasih




Syukur adalah satu kata yang mudah diucapkan tapi bisa jadi akan sangat sulit kita wujudkan. Kita lebih sering lupa kepada Allah, sepertinya kita sudah lupa siapa pemilik tubuh ini, siapa yang masih menghendaki nyawa ini masih bersatu dengan tubuhnya.

Mungkin disaat kita sedih, susah, galau, kita akan ingat kepada Allah, tapi ketika kita sedang bahagia, banyak uang, kita lupa darimana nikmat itu datang. Namun itu masih lebih baik, karena ada juga ketika susahpun bukannya mau kembali kepada Allah, malah dia meminta bantuan kepada selain Allah yang bisa menimbulkan dosa Syirik, seperti memohon bantuan kepada dukun atau jin kafir.

Di tulisan ini penulis ingin mengajak kepada semua saudara muslim dimanapun berada lebih-lebih diri penulis sendiri pada khususnya. Marilah kita sama-sama merenung, berapa banyak nikmat Allah yang kita ingkari, tidak usah bicara uang dan harta, nikmat kesehatan kita saja bahkan kita lupa untuk sekedar mengucap Alhamdulillah. Astagfirullah...

Janganlah kita taqwa pas susah saja, tapi ketika tidak ada masalah kita lupa dengan sang pencipta. Jangan sampai kita termasuk ke golongan orang-orang yang melampaui batas seperti yang Allah sebutkan dalam firmannya berikut ini.


Allah berfirman dalam Alqur'an Surat Yunus (10) Ayat ke 12, yang berbunyi :

وَإِذَا مَسَّ الإنْسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنْبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَنْ لَمْ يَدْعُنَا إِلَى ضُرٍّ مَسَّهُ كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

yang artinya :

"Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan."

Terkadang ketika lupa bahwa segala kesuksesan kita, harta kekayaan yang kita miliki dan kesehatan yang sungguh berharga ini apa bisa datang dan tercipta sendirinya. Allah lah dibalik semua ini, Allah lah yang telah memberikan kita segala nikmat di kehidupan kita.

Janganlah menjadi kacang yang lupa kulitnya dan menganggap semua itu hanya karena usaha dan kecerdasan kita sendiri.

Allah juga berfirman dalam Alqur'an Surat Az Zumar (39) Ayat ke 49, yang berbunyi :

فَإِذَا مَسَّ الإنْسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لا يَعْلَمُونَ

yang artinya :

"Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui."

Kalaupun kita sedang diterpa musibah, cobalah kita merenung, apakah ini ujian dari Allah ataukah ini Adzab atas dosa yang pernah kita lakukan ? Naudzubillah...

Jika itu ujian maka bersabarlah karena Allah senantiasa bersama orang yang sabar, dan apabila itu adzab maka berterima kasihlah, karena mungkin Allah masih sayang sama kita, Allah tidak mau kita terperosok ke jurang dosa yang lebih dalam.

Semoga hidayah Allah senantiasa tercurah kepada kita semua, agar bisa menjadi hambanya yang bertaqwa dan lebih pandai untuk mensyukuri nikmatnya.

Comments